Banyak yang bisa dirindukan dari Jogja, entah itu suasana, keindahan, keramah tamahan warga, maupun gudegnya yang melegendaris itu. Cita rasa gudeg yang sangat unik gurih-gurih menggelitik lidah mampu membawa angan untuk mencicipinya lagi.
Gudeg merupakan makanan khas Jogja yang berwarna coklat gelap dan bercita rasa manis yang terbuat dari nangka muda. Biasanya disajikan dengan sambal goreng dan areh (blondo) serta dilengkapi lauk pauk semacam ikan, ayam, maupun telur. Perpaduan yang khas ini menimbulkan cita rasa yang khas pula pada gudeg yang dimasak. Alhasil, selain digemari oleh masyarakat Jogja, gudeg juga mulai mendapat penggemar-penggemar fanatik.
![]() |
| Gudeg Jogja yang digemari semua kalangan |
1. Gudeg tidak berasal dari dalam Kraton
Mungkin beberapa orang beranggapan asal usul gudeg dari dalam Kraton atau milik para petinggi kerajaan, namun ternyata makanan ini berasal dari masyarakat Mataram. Konon, gudeg mulai ada ketika dibukanya hutan Mertaok untuk pembangunan Kraton Mataram. Para perintis Kraton menemukan banyak pohon nangka dan kelapa dalam hutan, kemudian dibuatlah makanan yang berbahan nangka muda serta kelapa (blondo) yang kemudian disebut gudeg. Dari situlah rakyat Mataram mulai mengkonsumsi gudeg sebagai makanan sehari-hari karena bahannya yang murah dan mudah didapat.
Bagaimana gudeg lovers? Dari awal terciptanya gudeg saja sudah dari rakyat biasa, tak heran sampai saat ini gudeg bisa diterima, dikonsumsi, disukai, dan mampu menyentuh semua kalangan. Jadi makin cinta kan sama gudeg? hehe
2. Gudeg tidak hanya terbuat dari nangka muda
Selain terbuat dari nangka muda, gudeg bisa dibuat dari manggar (bunga kelapa) dan rebung, sehingga penamaan gudeg didasarkan atas bahannya. Gudeg yang terbuat dari manggar disebut dengan gudeg manggar, sedangkan gudeg yang terbuat dari rebung disebut gudeg rebung. Jika hanya disebut 'gudeg' itu berarti gudeg yang terbuat dari nangka muda.
| Gudeg manggar |
| Gudeg rebung |
Setiap jenis bahan memberikan kekhasan tersendiri bagi gudeg. Gudeg manggar memiliki sensasi rasa yang liat dan klethis-klethis, sedangkan gudeg rebung cenderung krias-krias dan berair. Sudahkah anda mencoba dan membandingkan sendiri cita rasa ketiga jenis gudeg ini? Tertarik pasti hehe
Namun gudeg manggar sudah tidak mudah dijumpai di warung-warung penjaja gudeg di Jogja karena bahan bakunya yang susah didapat dan mahal. Begitu pula dengan gudeg rebung yang lebih susah ditemukan di warung daripada gudeg manggar, biasanya hanya jadi masakan rumahan.
3. Bermanfaat bagi tubuh
Selain cita rasanya yang unik, gudeg ternyata memiliki manfaat bagi tubuh. Nangka muda ataupun manggar sebagai bahan gudeg memiliki kandungan serat yang tinggi. Menurut penelitian, serat total pada nangka yang direbus berkisar 10,45%, ini angka yang cukup tinggi. Serat ini memiliki beberapa manfaat bagi tubuh yaitu mampu memperlancar sistem pencernaan, mengurangi kolesterol, dan mencegah terjadinya kanker usus besar.
Sebenarnya, dari referensi yang saya baca, bahan-bahan gudeg juga memiliki antioksidan yang baik bagi tubuh. Namun, saya agak menyangsikan keberadaan antioksidan ini pada gudeg (produk akhir), karena sejatinya gudeg merupakan makanan yang diproses dengan pemanasan yang sangat lama. Padahal secara umum antioksidan mudah rusak pada suhu yang tinggi, sehingga proses pemanasan yang lama pada pembuatan gudeg ini bisa merusak antioksidan pada bahan baku gudeg.
4. Sudah ada gudeg kalengan
Sekarang sudah ada gudeg yang dikemas dalam kaleng. Salah satu yang memproduksi gudeg ini adalah LIPI Yogyakarta di Gunungkidul. Kemasan dalam kaleng difungsikan untuk menyimpan gudeg dalam waktu yang lama. Waktu simpan gudeg kaleng bisa mencapai satu tahun. Wow, waktu yang sangat lama jika dibandingkan dengan waktu simpan gudeg kering yang hanya satu hari pada suhu ruang.
Nah bagi gudeg lovers yang jauh dari Jogja dan tidak bisa kembali ke Jogja dalam interval yang singkat bisa membeli gudeg kalengan ini hehe.
5. Referensi gudeg Jogja yang mesti anda cobain
Setelah membaca empat poin tadi jadi semakin ingin makan gudeg kan? hehe. Bagi gudeg lovers yang dalam waktu dekat akan menyambangi jogja, berikut ini adalah link-link referensi gudeg jogja yang mesti anda cobain :
5 Gudeg paling enak Yogyakarta
http://www.anekawisata.com/10-gudeg-jogja-paling-enak-dan-terkenal.html
https://cumibunting.com/6-tempat-kuliner-gudeg-jogja/#
https://www.pegipegi.com/travel/5-gudeg-terfavorit-di-yogyakarta/
http://www.klikhotel.com/blog/inilah-9-gudeg-terenak-di-jogja/
Ya itulah hal-hal yang perlu diketahui gudeg lovers. Jangan lupa makan gudeg dan jangan lupa bahagia :)
Referensi :
Gardjito, Murdiati dan Eva Lindha D.P. 2012. Gudeg Yogyakarta : Riwayat, Kajian Manfaat, dan Perkembangan untuk Pariwisata. Yogyakarta : Pusat Kajian Makanan Tradisional UGM

Tidak ada komentar:
Posting Komentar